Tanaman Herbal

Spread the love

Tanaman herbal Atau Tanaman Obat.

Tanaman obat merupakan jenis tumbuhan yang diketahui memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat dan berkhasiat untuk mencegah, meringankan atau menyembuhkan suatu penyakit. Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat herbal telah dilakukan sejak zaman nenek moyang atau zaman prasejarah.
Zaman dahulu manusia sangat bergantung pada tumbuhan yang memiliki efek sebagai obat untuk mengatasi berbagai jenis penyakit pada manusia. Contohnya di Indonesia sendiri, nenek moyang kita telah lama memanfaatkan tumbuhan tertentu sebagai obat. Dari berbagai ratusan bahkan ribuan jenis tanaman obat sesungguhnya banyak terdapat disekitar kita. Akan tetapi banyak diantara kita yang belum mengetahui manfaat dan khasiatnya tanaman-tanaman untuk pengobatan.
Diindonesia di era sekarang banyak tanaman obat yang disebutnya sebagai ramuan tradisional. Beberapa penelitian membuktikan bahwa obat (ramuan) tradisional yang di ramu dari tanaman obat lebih mudah dicerna oleh tubuh dan tidak terlalu menyebabkan efek samping. Sudah banyak negara maju yang mulai memproduksi obat-obatan dari tanaman herbal.

Berikut kami rangkumkan 20 jenis tanaman obat atau tanaman herbal yang bisa dibududayakan di sekitar kita.

Anyang Anyang

Tumbuhan anyang-anyang memiliki rasa pahit dan bersifat sejuk. Hampir seluruh bagian dari tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai obat, yaitu daun, buah, batang, biji dan getahnya. Tanaman ini memiliki efek farmakologis sebagai anti inflamasi, penurun panas dan sebagai astrigen.

 

Asam Jawa

Asam jawa tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah daging buah, daun dan kulit biji (cangkang). Buah asam jawa memiliki rasa asam sedikit manis dan bersifat sejuk. Asam jawa memiliki efek farmakologis sebagai antiseptic, menghilangkan rasa sakit, peluruh kandungan (abortivum) penurun panas, penambah nafsu makan, sebagai astrigen dan tonic.

 

Bakung

Bakung berkhasiat sebagai obat adalah umbi, daun, akar dan seluruh bagian tanaman, baik dalam keadaan segar maupun kering. Tanaman bakung memiliki efek farmakologis sebagai peluruh kencing, antiinflamasi, mencegah pendarahan dan sebagai obat luka.

 

Belimbing Manis

Buah belimbing manis memiliki rasa asam, manis, bersifat netral, sedangkan bagian bunga memiliki rasa manis, netral. Batang, daun, dan akar memiliki rasa asam, kelat, dan. netral. Efek farmakologis tumbuhan belimbing manis, di antaranya antiradang, peluruh liur, peluruh kemih, antimalaria, menghilangkan panas, pelembut kulit (astringen), analgesik (menghilangkan rasa sakit), dan antirematik. Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai obat antara lain buah, bunga, daun dan akar.

 

Blimbing Wuluh

 

Belimbing wuluh memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit dan bermanfaat juga untuk kecantikan dan setiap manfaat belimbing wuluh diantaranya untuk mengatasi sariawan, mencegah hipertensi, mengatasi jerawat, mengatasi panu, mengobati diabetes, mengatasi sikat gigi, mengobati batuk, melegakan nafas dan mencaikan dahak.

 

Brotowali

Asam jawa tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah daging buah, daun dan kulit biji (cangkang). Buah asam jawa memiliki rasa asam sedikit manis dan bersifat sejuk. Asam jawa memiliki efek farmakologis sebagai antiseptic, menghilangkan rasa sakit, peluruh kandungan (abortivum) penurun panas, penambah nafsu makan, sebagai astrigen dan tonic.

 

Daun Semanggi Gunung

Tanaman ini mengandung senyawa kimia berupa minyak yang menguap, hyperin dan coumarin. Bisa digunakan untuk mengobati infeksi telinga tengah, sakit kuning, sariawan, pengecilan hati dengan busung, batuk, sesak nafas, batu empedu, radang tenggorok dan infeksi amandel. Terkadang penggunaan semanggi gunung sebagai obat bisa mengakibatkan penurunan sel darah putih (leucopenia). Tapi akan normal kembali setelah penggunaan obat dihentikan.

 

Daun Sembung

Asam jawa tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah daging buah, daun dan kulit biji (cangkang). Buah asam jawa memiliki rasa asam sedikit manis dan bersifat sejuk. Asam jawa memiliki efek farmakologis sebagai antiseptic, menghilangkan rasa sakit, peluruh kandungan (abortivum) penurun panas, penambah nafsu makan, sebagai astrigen dan tonic.

 

Daun Sirih

Batangnya berwarna hijau agak kecoklatan dengan permukaan kulit yang kasar dan berkerut-kerut. Daun sirih biasa digunakan sebagai obat-obatan tradisional dan masih sering dipake nginang oleh ibu-ibu generasi tua. Daun sirih bisa dimanfaatkan untuk mengurangi produk ASI yang berlebihan, keputihan, sakit jantung, sifilis, alergi, diare, batuk, sakit gigi berlubang, dan sakit mata.

 

Jahe

 

Jahe merupakan tanam herba semusim yang tumbuh tegak, tingginya 40-50 cm. Batangnya membentuk rimpang dan berwarna hijau.Rimpang jahe berkhasiat untuk membangkitkan nafsu makan, melancarkan ASI, mengobati batuk, perut kembung, mulas, sakit kepala, selesma, dan luka (obat luar).

 

Lada

 

Buah lada berguna untuk mengobati disentri, sakit kepala, kolera, selesma, kaki bengkak pada wanita hamil, rematik dan nyeri haid. Daun lada bisa digunakan untuk mengobati penyakit batu ginjal. Lada dalam obat tradisional dibedakan menjadi dua, ada lada hitam (tidak dikupas) dan lada putih (buah sudah masak dikupas.

 

Lidah Buaya

Tanaman lidah buaya tahan terhadap panas dan bisa ditanam di tempat yang berhawa panas karena di dalam daunnya tersimpan banyak cadangan air. Lidah buaya mengandung senyawa kimia yaitu aloin, aloesin, barbaloin, aloenin, isobarbaloin dan aloe-emodin. Daun, bunga dan akar lidah buaya yang segar bisa digunakan untuk penyubur rambut, sakit kepala atau pusing, peluruh haid, sembelit, kencing manis, kejang pada anak dan muntah darah.

 

Mengkudu

Buahnya berbentuk lonjong berwarna hijau mengkilap. Mengkudu banyak dipelihara di perkebunan dan pekarangan rumah. Mengkudu mempunyai khasiat untuk mengobati hipertensi, menghilangkan sisik pada kaki, sakit kuning, sakit perut, demam, batuk dan influenza.

 

 

Pandan

Asam jawa tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah daging buah, daun dan kulit biji (cangkang). Buah asam jawa memiliki rasa asam sedikit manis dan bersifat sejuk. Asam jawa memiliki efek farmakologis sebagai antiseptic, menghilangkan rasa sakit, peluruh kandungan (abortivum) penurun panas, penambah nafsu makan, sebagai astrigen dan tonic.

 

 

Pare

Tanaman pare terkenal dengan rasa pahitnya. Daun dan buah pare yang masih muda bisa dimakan sebagai lalab mentah atau di kukus dan ditumis sebagai sayuran. Buah, biji, bunga, daun dan akar dari tanaman pare bisa digunakan sebagai obat. Penyakit yang bisa diobati diantaranya batuk radang tenggorokan, cacinga, sakit mata merah, sembelit, demam, sakit lever, malaria, abses, menambah nafsu makan, bisul, sariawan, kencing manis dan rematik.

 

 

Petai Cina

 

Buah petai tapi berukuran lebih kecil dan berpenampang lebih tipis. Petai Cina bisa dikembangbiakan dengan penyebaran biji atau dengan cara stek batang. Petai cina bisa digunakan untuk mengobati diabetes mellitus, kasura, cacingan, bengkak, gairah seks dan luka baru.

 

Putri Malu

Putri malu memiliki bunga yang berbentuk bulat seperti bola, warnanya merah muda dan bertangkai. Daun dan akar tanaman putri malu, baik yang segar atau yang dikeringkan bisa digunakan sebagai obat tradisional. Khasiat dari putri malu diantaranya untuk mengobati rheumatic, susah tidur, cacingan, radang saluran nafas, herpes, dan panas tinggi pada anak-anak.

 

 

Rumput Mutiara

 

Rumput mutiara bisa tumbuh sumbur pada tanah yang lembab di pinggir selokam, atau di sisi jalan. Batangnya bersegi dengan daun saling berhadapan dan memiliki tangkal daun yang pendek. Tingginya bisa mencapai 15-50 cm, panjang daun 2-5 cm dan jumlah bunga majemuk 2-5. Rumput mutiara mempunyai khasiat yang sama seperti Hedyotis diffusa Wild. Beberapa khasiatnya yaitu untuk mengatasi radang usus buntu, tonsilis, hepatitis, bronchitis, radang panggul, infeksi saluran kemih, pneumonia dan kanker payudara.

 

Sereh

 

Akar sereh bisa digunakan sebagai penghangat badan, peluruh air seni, bahan untuk kumur, peluruh keringat dan peluruh dahak. Daun sereh bisa digunakan sebagai obat Pereda kejang, peluruh angina perut, penurun panas, penambah nafsu makan dan pengobatan pasca persalinan.

 

 

Temulawak

 

 

Manfaat temulawak untuk kesehatan tubuh, hati, jantung dan ginjal memang tidak perlu diragukan lagi, sudah sejak jaman nenek moyang temulawak banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal. Temulawak selama ini memang telah dikenal sebagai obat herbal asli Indonesia yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.